Kultur jaringan merupakan teknik penanaman yang bertujuan untuk memperbanyak jumlah tanaman.Contoh tanaman yang bisa menjadi objek kultur adalah pisang,mangga,tebu,dan anggrek.Tanaman yang kultur biasanya adalah bibit unggul dan memiliki sifat yang sama dengan induknya.Kultur jaringan sebenarnya memanfaatkan sifat totipotensi yang dimiliki oleh sel tumbuhan.Totipotensi yaitu kemampuan setiap sel tumbuhan untuk menjadikan individu yang sempurna.Teori ini ditemukan oleh G.Hebrlandt pada tahun 1898 yang merupakanseorang ahli fisiologi dari jerman.Sedikit info dari saya tentang cara melakuan kultur jaringan :
- Mensterilkan eksplan.
- Gunakan botol atau tabung yang sudah disterilkan,isi dengan media dan masukkan potongan jaringan yang sudah disterilkan di atas media dalam botol.
- Simpan di tempat yang aman pada suhu kamar,tunggu untuk beberapa lama maka akan tumbuh kalus(gumpalan sel baru).
- Kalus yang tumbuh bisa dipotong-potong untuk dipisahkan dan ditanam pada media lain.
- Kalus tersebut akan tumbuh menjadi tanaman muda(plantet),kemudian pindahkan ke pot.
Keuntungan dari Kultur Jaringan ini adalah :
- Dalam waktu singkat dapat menghasilkan bibit yang diperlukan dalam jumlah banyak.
- Sifat tanaman yang di kultur sesuai dengan sifat tanaman induk.
- Tanaman yang dihasilkan lebih cepat berproduksi.
- Tidak membutuhkan area tanam yang luas.
- Tidak perlu menunggu tanaman dewasa,kita sudah dapat membiakanya.



0 komentar :
Posting Komentar